Cara Pinjam Uang di Bank

Begini cara pinjam uang di Bank dan tips mudah agar pinjaman disetujui. Penambahan modal dengan cara meminjam uang bisa menjadi solusi …

Cara Pinjam Uang di Bank

Cara Pinjam Uang di Bank – Dalam masa sulit saat ini (Pandemi), sudah pasti setiap orang membutuhkan yang namanya tambahan modal untuk terus bertahan ataupun pengembangan usaha. Kadang rasanya ingin bercerita ke saudara atau teman namun gengsi. Ingin menggadaikan atau bahkan menjual barang tapi kita tak memiliki aset yang memiliki nilai jual.

Jika kamu dalam kondisi seperti itu, maka kamu telah mendapatkan sebuah jawaban atas masalah kamu melalui artikel ini. Solusi terbaik yang ingin Berjuang berikan adalah melakukan pengajuan pinjaman modal ke lembaga keuangan. Contoh lembaganya seperti fintech atau Bank.

Bisa dikatakan bahwa Fintech/Bank merupakan salah satu solusi terbaik untuk membantu menangani masalah keuangan yang kamu alami saat ini.

Jika membahas mengenai proses kemudahan dalam peminjaman, Fintech memang lebih unggul jika dibandingkan dengan Bank. Namun, jika kamu tak berhati-hati dan tidak cermat dalam memilih fintech, maka kamu bisa mengalami kerugian yang jauh lebih besar.

Hal ini juga disebabkan karena suku bunga yang ditawarkan oleh Fintech umumnya lebih besar jika dibandingkan dengan Bank. Jadi, tak mengherankan jika masyarakat kita lebih memilih Bank daripada fintech karena suku bunga yang ditawarkan jauh lebih rendah dan tenor pinjaman juga memiliki tenggang waktu yang lebih panjang daripada fintech.

Nah, dari sini kamu sudah menilai mana yang lebih bijak untuk kamu manfaatkan. Lalu, gimana soal cara pinjam uang di bank agar mudah disetujui? Simak ulasannya di bawah ini ya.

Cara Meminjam Uang Di Bank

Semua Bank sudah pasti mengajukan persayaratan yang jelas dan wajib dipenuhi oleh calon peminjam atau nasabah. Jika salah satu poin yang diisyaratkan tak terpenuhi, maka besar kemungkinan proses pengajuan pinjaman dana atau uang akan mengalami kendala dan ujung-ujungnya adalah kegagalan.

Berikut rangkuman mengenai beberapa syarat yang wajib untuk kamu lengkapi.

  • Fotokopi KTP atau Kartu Keluarga, Akta Nikah sebagai bentuk bukti identitas apabila kamu memiliki atau sudah berkeluarga.
  • Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  • Fotokopi buku tabungan
  • Fotokopi slip gaji

Catatan penting: Untuk teman-teman yang ingin mengambil pinjaman dengan jaminan maka kamu harus mempersiapkan bukti kepemilikan dari aset atau benda tersebut sebagai bentuk jaminan. Contoh mudahnya seperti BPKB kendaraan bermotor ataupun sertifikat atas tanah dan rumah.

Setelah itu kamu tinggal mengunjungi Bank yang diinginkan dan jangan lupa juga untuk membawa setiap berkas atau dokumen pendukungnya.

Baca juga:

Syarat dan Cara Pinjam Uang di Bank

Saat semua berkas telah kamu siapkan, maka kamu wajib memperhatikan beberapa hal di bawah ini ketika melakukan pengajuan agar cepat disetujui.

1. Menggunakan Jaminan

Untuk mempermudah proses peminjaman agar cepat disetujui, kamu dapat memanfaatkan jaminan yang dimiliki. Penggunaan jaminan atau agunan yang memiliki nilai jual yang baik atau tinggi dapat membantu meningkatkan proses peminjaman agar cepat disetujui, minimal jaminan tersebut memiliki nilai tukar yang setara dengan nominal yang ingin kamu pinjam.

Umumnya, pihak Bank akan melakukan proses seleksi kembali untuk menentukan nilai tukar barang jaminan apakah layak atau tidak untuk dijaminkan. Hal ini bertujuan untuk proses lelang jika debitur tak mampu lagi melakukan pembayaran.

Tahap seleksi ini biasanya sangat ketat karena harus memenuhi beberapa syarat yang telah ditentukan. Contohnya saja seperti kendaraan bermotor dengan tanggal produksi baru dan sebagainya.

2. Tak Mempunyai Catatan Hutang Dengan Lembaga Keuangan Lainnya

Umumnya, Bank akan melakukan pengecekkan mengenai data debitur melalui BI Checking. Hal ini bertujuan agar pihak Bank mengetahui tentang skor kredit yang dimiliki debitur. Skor kredit atau riwayat kredit ini dapat menjadi tolak ukur apakah kamu pernah mengalami kendala atau kegagalan dalam proses pembayaran atas pinjaman sebelumnya.

Aspek ini memiliki penilaian yang sangat penting bagi pihak Bank kepada debitur.

3. Menentukan Tenor Pinjaman

Tenor pinjaman disini adalah periode waktu peminjaman yang kamu lakukan. Apabila kamu memilih tenor pinjaman dengan jangka waktu yang cukup lama, maka cicilan yang harus dibayarkan akan lebih kecil namun bunga yang harus dibayar jauh lebih besar.

Dan ini berlaku sebaliknya dengan tenor pinjaman singkat, maka biaya untuk cicilan yang harus dibayarkan akan lebih besar.

Sebelum kamu menentukan tenor mana yang ingin dipilih, wajib bagi kamu untuk memperhitungkan tentang pendapatan yang kamu raih setiap bulannya. Susunlah tentang perencanaan pinjaman dengan baik dan hati-hati agar kamu tak mengalami kendala dimasa mendatang atas pinjaman yang kamu lakukan.

4. Mengajukan Pinjaman Sesuai Dengan Kemampuan dan Kebutuhan

Kamu harus bisa menjadi seorang debitur yang bijak. Dimana kamu wajib menyesuaikan nominal peminjaman dengan kemampuan serta kebutuhan kamu. Usahakan untuk melakukan peminjaman dengan angsuran tak boleh lebih dari 30% dari pendapatan bulanan kamu.

Selain tak memberatkan kamu, tujuan lainnya adalah Bank akan menilai bahwa nominal pinjaman kamu sangat wajar dan kamu akan dianggap mampu untuk membayar hutang tersebut.

Jika kamu melakukan perencaan yang matang atas plafon pinjaman kamu, maka besar kemungkinan bahwa proses peminjaman kamu akan diloloskan dengan mudah oleh pihak Bank.

5. Manfaatkan Penawaran Kredit Tanpa Agunan

Ada beberapa Bank yang menawarkan sebuah layanan kredit tanpa penggunaan agunan. Layanan ini bisa dikatakan sama dengan fintech, namun bunga yang ditawarkan kepada debitur kana jauh lebih kecil. Manfaatkan tawaran ini jika kamu memang tak memiliki jaminan.

Itulah beberapa rangkuman mengenai cara meminjam uang di Bank dan tips agar pengajuan kamu mudah disetujui oleh Bank. Semoga rangkuman materi informasi ini bisa menjadi referensi yang baik untuk kamu dan silahkan mencoba.

Artikel Terkait